envrjaya@gmail.com 089 695 869 491

Pembersihan Berkala IPAL SPPG Kalianyar Tamanan: 3 Tahap Filterisasi Demi Dapur Higienis

Thumbnail
Foto : Suasana saat teknisi melakukan pembersihan IPAL
 
POROS BONDOWOSO. Komitmen menjaga sanitasi dan kelestarian lingkungan terus dilakukan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi atau SPPG Kalianyar, Kecamatan Tamanan, Bondowoso. Salah satunya melalui kegiatan pembersihan Instalasi Pengolahan Air Limbah atau IPAL secara berkala setiap 1 bulan sekali.
 
Menurut Teknisi IPAL SPPG Kalianyar Tamanan, Hendri Suhono ST dan Rahmat Haryono, bahwa kegiatan ini bukan sekadar menguras tabung, tetapi juga mencakup penggantian dan penataan ulang media filter di dalam IPAL agar proses pengolahan limbah dapur berjalan maksimal.
 
“Kalau kita hanya kuras saja tidak cukup. Setelah tabung IPAL dikuras bersih dari lumpur dan sisa limbah, kita lakukan penataan ulang media filternya. Ini penting biar bakteri pengurai tetap hidup dan hasil buangannya tidak mencemari lingkungan,” jelas Hendri Suhono ST, Teknisi IPAL SPPG Kalianyar Tamanan saat ditemui di lokasi, Selasa (15/9/2026).
 
Hendri merinci, ada 3 lapisan media filter yang selalu dipasang ulang setelah pembersihan tabung. 
Lapisan pertama menggunakan Karbon Aktif yang berfungsi menyerap bau, warna, dan sisa kimia dari limbah dapur. 
Lapisan kedua adalah Siolit atau Zeolit, untuk menjernihkan air dan menyerap amonia. 
Lapisan ketiga paling bawah diisi Pasir Silika sebagai penyaring akhir partikel halus sebelum air dibuang ke saluran pembuangan.
 
“Dengan 3 lapisan ini, air limbah dari pencucian sayur, wajan, dan peralatan masak bisa diolah lebih bersih. Kami pastikan tidak ada bau dan tidak menyumbat,” tambahnya.
 
Sementara itu, Muhammad Subhan Kepala Dapur SPPG Kalianyar Tamanan menyampaikan rasa tenang dengan adanya perawatan rutin ini. 
 
“Buat kami di dapur, kelancaran saluran itu nyawa. Dulu sempat khawatir kalau saluran mampet pas jam produksi. Tapi sejak rutin dibersihkan dan filternya ditata ulang pakai Karbon Aktif, Siolit, sama Pasir Silika, alhamdulillah lancar terus. Nggak ada bau, nggak ada genangan. Tim juga jadi lebih semangat kerja karena lingkungan dapur bersih,” ujar Subhan.
 
Ia juga mengimbau seluruh tim dapur untuk tetap memilah sampah dan tidak membuang minyak jelantah langsung ke wastafel agar umur IPAL lebih panjang.
 
Pihak SPPG Kalianyar Tamanan menegaskan bahwa perawatan IPAL ini merupakan bagian dari standar operasional untuk memastikan makanan yang dihasilkan tetap aman, bersih, dan bergizi bagi siswa penerima manfaat di wilayah Tamanan.
 
Dengan sistem filterisasi berlapis tersebut, diharapkan IPAL SPPG Kalianyar dapat terus berfungsi optimal dan menjadi contoh pengelolaan limbah dapur skala komunitas yang baik. (budhi)

sumber : https://www.porosbondowoso.id/2026/09/pembersihan-berkala-ipal-sppg-kalianyar.html?m=1

Bagaimana menemukan solusi yang tepat untuk bisnis Anda?

Konsultasi dan rancang bersama tim profesional kami.

Konsultasi Gratis